Tingkatkan Pendapatan Dari Sektor BPHTB Bapenda Garut Buat Nota Kesepahaman Bersama Dengan ATR/BPN Garut

Tingkatkan Pendapatan Dari Sektor BPHTB Bapenda Garut Buat Nota Kesepahaman Bersama Dengan ATR/BPN Garut

Tingkatkan Pendapatan Dari Sektor BPHTB Bapenda Garut Buat Nota Kesepahaman Bersama Dengan ATR/BPN Garut

Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Garut bekerja sama dengan kantor Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Garut  dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak. Kali ini kedua instansi itu bekerja sama dalam mengembangkan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

”Kami sepakat untuk melakukan kerja sama secara administrasi BPHTB di Kabupaten Garut,” kata Kepala Bapenda Kabupaten Garut, U. Basuki Eko, SH.MH Senin (29/10).

Dijelaskannya, ruang lingkup kerja sama yang dilakukan kedua belah pihak tersebut adalah  mengembangkan sistem pengawasan adminitrasi BPHTB terhadap bidang-bidang tanah hasil pendaftaran tanah, pemeliharaan data pendaftaran tanah dan pelayanan pertanahan lainnya di kabupaten Garut.

Ada beberapa hal yang meliputi dalam pelaksanaan pengembangan BPHTB,  di antaranya pendaftaran tanah pada bidang-bidang tanah, pemeliharaan data pendaftaran tanah, layanan pertanahan,  hingga melaporkan pelaksanaan keuangan dan lain-lainnya.

”Kerjasama ini terhitung sejak tanggal 29 Oktober 2018 hingga 31 Okotober 2019,” U. Basuki Eko, SH.MH.

Seperti diketahui,  pembangunan di Garut saat ini kian pesat. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong tingkat peralihan kepemilikan hak atas tanah. Dan ini merupakan potensi dalam peningkatan pajak daerah khususnya BPHTB.

Sejak 2011 lalu, pengelolaan BPHTB dikelola oleh Pemkab Garut melalui DPPKA dan Sekarang Bapenda. Sebelumnnya, pengelolaannya oleh pemerintah pusat melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sampit.

Sejak itu, pemerintah daerah serius mengoptimalkan pendapatan asli daerah melalui sektor ini. Berbagai upaya telah dilakukan Bappenda. Salah satunya dengan menaikkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan menerapkan peta blok. (ARS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.